Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Bagi calon pengantin (Catin), ini berarti memastikan organ reproduksi siap dan sehat untuk menjalankan fungsinya.
Sebelum melangsungkan pernikahan, Catin dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Nangapanda untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan:
Pemeriksaan Fisik: Tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas (LiLA).
Pemeriksaan Laboratorium: Cek golongan darah, hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi anemia, dan tes penyakit menular (HIV, Sifilis, Hepatitis B).
Imunisasi Tetanus Toksoid (TT): Sangat penting bagi pengantin wanita untuk mencegah tetanus pada ibu dan bayi di masa depan.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Mengapa Catin Harus Peduli? Stunting dimulai dari ibu yang anemia atau kurang gizi saat hamil. Anak stunting cenderung memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dan rentan terhadap penyakit.
Langkah Pencegahan bagi Catin:
Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD): Bagi calon pengantin wanita untuk mencegah anemia.
Pemenuhan Gizi Seimbang: Memperbanyak konsumsi protein hewani (ikan, telur, daging) dan sayuran.
Hindari Pernikahan Dini: Menikah di usia ideal (Wanita min. 21 tahun, Pria min. 25 tahun) memastikan organ reproduksi dan mental telah matang.
Langkah sederhana yang sering diabaikan namun sangat berdampak pada kesuburan:
Mengganti pakaian dalam minimal 2 kali sehari.
Menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
Membersihkan organ reproduksi dengan air bersih dan menjaganya tetap kering.
Menghindari perilaku seks berisiko yang dapat menyebabkan Penyakit Menular Seksual (PMS).
Kehamilan harus menjadi keputusan bersama yang direncanakan dengan matang:
Jarak Kehamilan: Mengatur jarak kelahiran (minimal 2 tahun) menggunakan metode kontrasepsi agar kondisi fisik ibu pulih dan anak mendapatkan ASI eksklusif secara maksimal.
Kesehatan Mental: Dukungan suami sangat penting selama masa kehamilan. Ibu yang stres saat hamil dapat memengaruhi tumbuh kembang janin.
"Jangan takut memeriksakan diri ke Puskesmas. Membawa Sertifikat Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) bukan hanya syarat administratif KUA, tapi bukti bahwa Anda peduli pada kesehatan calon anak Anda."
Bimwin adalah Investasi Terbaik untuk Masa Depan Rumah Tangga Anda.
Bimbingan Perkawinan (Bimwin) adalah program unggulan dari Kementerian Agama yang wajib diikuti oleh Calon Pengantin (Catin) sebagai bekal ilmu dan mental sebelum menikah.
Kesehatan Reproduksi: Edukasi tentang perencanaan kehamilan, kesehatan, dan stunting.
Manajemen Keuangan Keluarga: Tips mengelola penghasilan dan menghindari konflik ekonomi.
Komunikasi Efektif: Strategi mengatasi masalah dan konflik secara dewasa.
Keluarga dan Sosial Media: Etika dan batasan bermedia sosial dalam kehidupan rumah tangga.